Deni Hermawan (23) menjadi korban aksi sadis pemotor tak dikenal di dekat Jembatan Pasupati, Bandung, Rabu (25/12) malam. Demi menyelamatkan motornya, Deni rela menderita sayatan di bagian lengan dan lehernya. Ia pun pasrah saat dokter menjahit luka-lukanya hingga total 18 jahitan.
Ditemui di kediamannya, Bandung, Kamis (26/12/2013), kondisi Deni terlihat cukup baik. Ia bisa berjalan dan mengobrol dengan lancar. Hanya saja di bagian leher sebelah kanan, pergelangan tangan sebelah kiri dan punggung tangannnya terdapat perban putih yang menutup luka-lukanya.
"Ini di leher ada dua luka, satu luka empat jahitan. Kalau di tangan ada delapan luka, tiap luka dua sampai tiga jahitan. Totalnya ada delapanbelas jahitan lah," kata Deni yang memakai kaos putih tersebut menunjukkan lukanya kepada waratwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enggak kerasa, yang saya ingat awalnya pelaku mau menusuk ke arah perut, tapi saya tangkis pakai tangan. Jadi tangan yang kena. Kalau yang leher sama sekali enggak kerasa," ujarnya.
Sebelumnya, Deni Hermawan ditemukan terkapar dengan luka sayatan di Jembatan Pasupati, Bandung, Rabu (25/12) malam. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, sekitar pukul 23.00 WIB, korban melaju dari arah Gasibu dengan motor Honda Beat warna oranye hitam menuju kawasan Sukajadi.
"Sebelum masuk fly over, korban dipepet oleh dua orang yang tidak dikenal dan langsung mencabut kunci motor korban," ujar Martinus melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (26/12/2013).
Tak terima dengan perlakuan dari orang yang tak dikenal tersebut, korban lalu berdiri. Di situlah terjadi perkelahian antara korban dan pelaku. "Saat itu pelaku mengeluarkan pisau lipat, lalu menyerang korban," terangnya.
(avi/)










































