Walikota Auckland bahkan mengadakan pesta bersama sekitar 2 ribu warga untuk menyantap masakan khas ayam Kalkun.
Sementara Duta Besar Filipina untuk Selandia Baru, Virginia, mengadakan perayaan khusus bagi warga Filipina di Wellington pada Rabu (25/12) ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam acara tersebut, keluarga dan anak-anak WNI tampak gembira menyambut pembagian kado Natal," kata Kepala Perwakilan RI/Kuasa Usaha ad Interim KBRI Wellington, P.L.E Priatna dalam rilis pers yang diterima detikcom, Rabu (25/12/2013).
Di Hari Natal ini, suasana kota Wellington dan Auckland di pagi hari tampak lengang. Suasana pagi yang sepi di pusat kota Wellington dan juga Auckland ibarat kota yang sedang tidur.
Aktivitas bisnis dan toko-toko hampir semua tutup. Sementara fasilitas umum, bandara, stasiun, pompa bensin, bus kota tetap berlangsung.
Besok toko-toko di pusat-pusat perbelanjaan di Negeri Kiwi itu akan menggelar the boxing day -- obral barang-barang yang ada di toko -- yang akan menjadi kesibukan warga pasca hari Natal di Selandia Baru bak "pesta Natal" yang menguras kocek.
Toleransi di tengah warga pluralis ini tampak hidup dalam keseharian, tanpa perlu adanya aparat yang berjaga-jaga di tempat-tempat ibadah dan keramaian. Semua berlangsung damai dalam suasana yang sangat pribadi dan saling menghormati.
(ita/ndr)











































