"Hasil investigasi, pekerja itu lagi ngelas. Percikan mengenai peredam suara, bahan yang mudah terbakar," kata Kasie Ops Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Timur Moelyanto di lokasi, Selasa (24/12/2013) malam.
Api yang membakar peredam suara kemudian merembet ke karpet lalu meluas ke tempat lain. Terbakarnya bahan-bahan tersebut menghasilkan asap pekat yang menyebabkan petugas damkar sempat kesulitas memadamkan api.
"Kita membutuhkan alat pernapasan saat memadamkan ke dalam. Asapnya sangat pedih di mata," tutur Moelyanto.
Sebelumnya Moelyanto menduga kebakaran terjadi karena korsleting listrik.
(tor/nrl)











































