Pengelolaan Haji 2013 Membaik , Pemerintah Hemat Rp 265,4 Miliar

Pengelolaan Haji 2013 Membaik , Pemerintah Hemat Rp 265,4 Miliar

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Selasa, 24 Des 2013 17:17 WIB
Pengelolaan Haji 2013 Membaik , Pemerintah Hemat Rp 265,4 Miliar
Ilustrasi wukuf (AFP)
Jakarta - Dalam evaluasinya, panitia pelaksana haji menilai pengelolaan haji 2013 sudah baik. Hal ini terlihat dalam biaya penyelenggaraan haji yang bisa dihemat hingga Rp 265,4 miliar.

"Tahun ini Alhamdulillah dengan pengelolaan yang baik kita bisa menghemat sampai Rp 265,4 miliar. Kalau APBD, ini ibaratnya SILPA, Pak," kata Dirjen PHU Anggito Abimanyu saat evaluasi penyelenggaraan Haji 2013, di Rumah Dinas PHU, Jalan Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (24/12/2013).

Nilai ini lebih banyak dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah Arab Saudi yang mengurangi kuota haji tahun ini sebesar 20 persen. Nominal 2013, lebih banyak jika dibandingkan tahun 2012 yang hanya mencapai nilai Rp 68,0 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghematan ini didapatkan dari anggaran pemondokan di Makkah yang dibuat lebih tinggi saat perencanaan namun saat di Makkah ternyata anggaran berhasil diminimalkan.

"Pemondokan Makkah, kita anggarkan awalnya tinggi. Kemudian soal kebijakan yang mengharuskan kendaraan disewa, tapi itu bisa kita atasi di sana," terangnya.

Untuk penyelenggaran haji tahun ini menelan biaya hingga Rp 7,5 triliun. Biaya terbesar ada pada penerbangan yang mencapai Rp 3.2 triliun.

"Rasio biaya akomodasi tahun 2013 meningkat dari 2012 yakni 30 persen sampai 32 persen karena ada kenaikan biaya sewa pemondokan di Makkah," ujarnya.

Meski pengelolaan 2013 dinilai cukup baik, Anggito mengakui masih mengalami beberapa kendala tahun ini. Sebagian besar masalah berasal dari perubahan kebijakan pemerintah Arab Saudi dan kondisi jemaah haji.

"Tahun ini, masalahnya ada pada pemotongan kuota, ketidakpastian situasi di Arab. Perluasan wilayah Masjidil Haram itu yang membuat harga naik. Kebijakan Arab Saudi yang ketat juga," ungkap Anggito.

Beratnya perjalanan haji membuat Anggito berharap jemaah yang akan berangkat nantinya menguasai dengan baik ibadah haji yang akan dijalaninya dan menyiapkan fisik yang baik.

"Ada 3 persoalan harus menguasai ibadah, harus sehat, karena prosesi ibadah itu harus fisik kuat. Harus punya uang, karena bagaimanapun perjalanannya butuh belanja," pungkasnya.

(mnb/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads