Atut dan Angie, Dua 'Ratu' yang Ternoda Korupsi

Atut dan Angie, Dua 'Ratu' yang Ternoda Korupsi

- detikNews
Selasa, 24 Des 2013 10:42 WIB
Atut dan Angie, Dua Ratu yang Ternoda Korupsi
Jakarta - Angelina Sondakh dan Ratu Atut Chosiyah adalah dua wanita yang karier politiknya moncer di dua partai terbesar di Indonesia. Namun keduanya terjerembab oleh belitan korupsi.

Bisa dibilang keduanya sama-sama 'ratu'. Jika Ratu Atut adalah orang kuat di Banten, Angelina Sondakh yang akrab disapa Angie adalah mantan Putri Indonesia 2011.

Angie dan Atut sama-sama orang hebat di partainya. Angie menjabat Wasekjen PD plus anggota Komisi X DPR, sementara Atut dua periode menjadi Gubernur Banten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini keduanya sama-sama jatuh karena kasus korupsi. Angie terjerat kasus korupsi wisma atlet. Angie yang sudah divonis 4,5 tahun penjara itu belakangan hukumannya diperbesar oleh MA menjadi 12 tahun. Kini Angie hanya bisa menangis sembari mendekam di penjara.

Sedang Ratu Atut terjerat dua kasus korupsi (Pilkada Lebak dan ALkes Banten) dan KPK masih terus melakukan penyidikan. Ratu Atut ditahan oleh KPK di Rutan Pondok Bambu.

Sungguh ironis memang perjalanan dua 'ratu' ini. Karier politik yang mulus namun berakhir di balik jeruji penjara karena berurusan dengan korupsi.

Tak bisa dipungkiri kasus korupsi yang terjadi pada Atut dan Angie bisa saja membuat calon legislatif maupun calon kepala daerah dari perempuan ciut.

"Sisi negatifnya, para caleg perempuan bisa jadi tidak percaya diri dalam mengkampanyekan dirinya. Biasanya kan caleg perempuan dipilih karena lebih amanah, tapi sekarang ya bagaimana," ujar Khofifah Indar Parawansa, Menteri Pemberdayaan Perempuan pada era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, Senin (23/12) kemarin.

Namun para wanita tak boleh ciut dan terus berkarya sembari mengkampanyekan antikorupsi. "Tentu kita dikagetkan oleh status tersangkanya Atut. Tapi tetap, pemberantasan korupsi harus ditegakkan, perempuan tidak boleh jadi lemas," kata Ketua Umum PP Muslimat NU ini.

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads