Marianus berada di Kupang menghadiri acara resmi pemerintah provinsi NTT pada hari Jumat (20/12). Sementara rapat paripurna dengan DPRD Kabupaten Ngada digelar pukul 09.00 WITA sehingga mengharuskan dirinya berangkat dari Kupang dengan pesawat Merpati pada pukul 06.00 WITA.
Bupati yang juga politisi PAN ini tak berhasil mendatangi rapat paripurna karena tidak mendapatkan tiket pesawat pagi itu. Ia pun memblokir bandara untuk Merpati, yang dianggapnya telah mengabaikan permohonannnya.
"Padahal kami tidak banyak minta, dan tiket itu saya beli, haram buat saya gratis. Saya pejabat negara jadi harus mengemis dan memohon dari pukul 13.00 WITA sampai pukul 16.00 WITA tanggal 20 Desember 2013, tapi tidak dikasih dan tidak dipedulikan," kata Marianus dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (22/12/2013).
Pesawat Merpati dari Kupang yang hendak mendarat di Bandara Turelelo Soa, Nusa Tenggara Timur, harus mendarat di Ende NTT karena ada yang tidak beres di landasan. Gangguan itu bukanlah karena faktor alam, namun mobil pasukan Satpol PP diparkir di runway penerbangan atas perintah bupati.
Aksi blokir terjadi pada Sabtu (21/12) kemarin sekitar pukul 06.15 WIta hingga 09.00 WIta. Bupati Marianus memerintahkan Satpol PP menutup bandara karena kesal tak mendapat tiket pesawat Merpati.
(vid/)











































