Kasat Polisi Air Polres Garut AKP Tri Andri mengatakan, kedua warga tersebut diketahui bernama Iing (35) dan Ogi (14). Mereka beralamat di Kampung Toblong, Desa Padaawas, Kecamatan Pasirwangi Garut.
"Kami masih melakukan pencarian kedua warga tersebut yang hilang tergulung ombak besar saat berenang di pantai sore tadi," ujar Tri Andri, Sabtu (21/12/2013) malam kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga di pantai nyaris tak mengetahui adanya orang tenggelam, namun ada beberapa nelayan sempat mendengar teriakan orang minta tolong," ungkap Tri Andri.
Sementara Yanto (44), salah seorang pengujung yang tak jauh dari lokasi kejadian, mengakui jika dia mengetahui adanya pengunjung yang tenggelam setelah diberi tahu nelayan, dirinya tak mendengar teriakan minta tolong akibat tertutup suara deburan ombak.
"Saya tahunya dari nelayan. Saya tak mendengar ada orang yang tenggelam atau minta tolong," ucapnya.
Dia mengaku jika sore tadi ombak pantai Karangparanje cukup tinggi, sehingga Yanto tak berani turun ke laut.
"Wah kalau liat ombaknya besar, makanya saya hanya duduk-duduk di warung," ujar Yanto.
Jumat (20/12) kemarin, ombak di pantai selatan Jabar juga menelan dua mahasiswa Unpad yang tengah berekreasi di Puncak Guha Desa Sinarjaya, Kecamatan Bungbulang, Garut. Hingga saat ini keduanya belum ditemukan.
Kedua korban saat kejadian tersebut tengah asyik berfoto dan tidak tahu datangnya ombak besar. Keduanya diterjang air dan terseret ke laut.
(ahy/ahy)











































