Bocah malang ini kini berada di ruangan VIP RSUD Bangkinang, Kampar, terpaut 60 km arah barat dari Pekanbaru. Tak hanya warga sekitar Kota Bangkinang yang menjenguknya. Warga dari Pekanbaru dan beberapa kota lainnya di Riau juga berkunjung ke tempat Adit.
Sementara itu, pihak rumah sakit tidak memperbolehkan terlalu banyak pengunjung masuk ke ruangan tersebut. Ini karena Adit masih butuh proses mengembalian mentalnya yang sempat trauma atas penganiayaan ibu tirinya, Ervina (36), yang kini telah ditetapkan tersangka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walau demikian, warga tetap ingin bertemu Adit walau harus antre. Mereka datang ada yang bawa kado mainan anak-anak, baju, serta uang yang diletakan di dalam kardus bertuliskan 'Dana Bantuan Adit'.
"Saya jauh datang dari Pekanbaru, rasanya tak puas kalau belum ketemu Adit. Kita biarlah ikut antre asal bisa ketemu sama dia," ujar Fitri (21) yang membawa kado untuk Adit.
"Kasihan Adit sampai disiksa seperti itu," katanya lirih.
(cha/ahy)










































