Sungai Cikawung Cisewu Garut Kembali Meluap, 11 Rumah Hanyut

Sungai Cikawung Cisewu Garut Kembali Meluap, 11 Rumah Hanyut

Mansyur Hidayat - detikNews
Sabtu, 21 Des 2013 17:11 WIB
Sungai Cikawung Cisewu Garut Kembali Meluap, 11 Rumah Hanyut
Garut - Bencana alam banjir bandang di sungai Cikawung, Kampung Cikawung, Desa Girimukti, Kecamatan Cisewu Garut, Jawa Barat kembali terjadi, Sabtu (21/12/2013) siang tadi. 11 Rumah hanyut dan badan jalan yang sebelumnya terputus makin parah akibat celah tanah yang tergerus luapan air sungai semakin luas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut Dikdik Hendrajaya melaporkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, karena warga sejak satu pekan lalu sudah diingatkan bahaya tanah longsor dan luapan air sungai yang terus terjadi setiap kali hujan turun.

"Alhamdulillah korban tidak ada, kerugian masih kita hitung karena warga masih berhasil menyelamatlkan barang-barang berharga dari rumah, " ujarnya, Sabtu (21/12/2013) kepada wartawan.
 
Badan jalan yang menghubungkan sejumlah kecamatan di Garut selatan dengan Kabupaten Bandung, sejak seminggu terakhir telah terputus. Jalan sepanjang 200 meter dan lebar 4 meter tersebut hilang tergerus air sungai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Total terputus, bahkan badan jalan sepanjang 200 meter dan lebar 4 meter hilang terbawa air sungai Cikawung, " ungkap Dikdik.

Dani (36) warga Kampung Cikawung, salah satu korban yang rumahnya hanyut mengatakan bahwa rumah miliknya bersama 10 rumah tetangga hanyut tergerus aluapan sungai Cikawung, namun berhasil menyelamatkan diri akibat ancaman luapan air sudah terlihat sejak sepekan lalu.

"Kami sudah diingatkan oleh pemerintah dan memang kami merasa bahwa luapan air sungai akan terus terjadi serta tanah yang tergerus juga akan bertambah," ucapnya.

"Sehingga saat rumah kami hanyut, kami sudah berada di tempat aman," tambah Deni singkat.

(tor/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini