Al-Jazeera akan Luncurkan Saluran Satelit Berbahasa Inggris
Kamis, 25 Nov 2004 16:24 WIB
Jakarta - Jaringan televisi berbahasa Arab, Al-Jazeera mengumumkan rencananya untuk meluncurkan saluran satelit berbahasa Inggris pada tahun 2005 mendatang. Untuk operasinya di Asia, Al-Jazeera memilih Malaysia sebagai basisnya.Pemerintah Malaysia menyambut gembira langkah jaringan terkemuka tersebut. "Ini perkembangan yang sangat baik," tukas Menteri Informasi Malaysia Abdul Kadir Sheikh Fadzir seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (25/11/2004). Al-Jazeera mengumumkan rencana tersebut pada Rabu (24/11/2004) waktu setempat. "Target kami sekarang adalah meluncurkan Al-Jazeera International pada November 2005," ujar direktur operasional Nigel Parsons. Sama seperti siaran berbahasa Arab yang berbasis di ibukota Qatar, Doha, siaran berbahasa Inggris nantinya juga akan bermarkas di sana. "Markas besar akan berada di Doha, biro Asia di Kuala Lumpur (Malaysia), biro Eropa di London (Inggris), dan biro Amerika di Washington," imbuhnya.Menurut Parsons, staf awal akan berjumlah "sekitar 300" dan akan yang akan direkrut adalah mereka yang memiliki pengalaman profesional dan kemampuan berbahasa Inggris, tanpa memperhatikan etnis maupun kebangsaan.Parsons menolak menyebutkan anggaran yang dibutuhkan untuk keperluan itu. Menurutnya, anggaran soal itu belum selesai dibuat. Namun ditegaskannya bahwa saluran berbahasa Inggris itu akan sepenuhnya independen.Didirikan pada tahun 1996, saluran satelit Al-Jazeera dengan cepat meraih ketenaran global atas liputan eksklusifnya saat invasi pimpinan AS ke Afghanistan pada Oktober 2001 silam. Juga karena menyiarkan rekaman-rekaman yang diduga dibuat oleh jaringan teror al Qaeda.
(ita/)











































