"Waktu zaman ayah saya, yang namanya ITB itu, bumiputera itu hanya ada 2 insinyurnya, bapak saya dan Ir Anwari. Tapi kok setelah berdiri republik ini semua yang bikin korupsi orang pintar kan?" kata Mega dalam sambutan diskusi kebangsaan di UIN Jakarta, Sabtu (21/12/2013).
Mega tak sekedar bicara, menurut dia, dari tayangan di televisi bisa dilihat siapa yang melakukan korupsi. "Coba saja lihat di TV, itu semua orang pintar kok, di Migas, mereka orang pintar kan?" jelas Mega yang disambut tepuk tangan hadirin.
Mega mengaku tak mengerti. Orang pintar yang korupsi itu tahu hukum dan konsekuensi kalau mereka mencuri. Tapi tetap saja mereka melakukan perbuatan tercela itu.
"Mestinya ngerti hukum, lah kok korupsi toh?" tutup Mega.
(dha/ndr)











































