Pengamanan Natal, Polres Simalungun Tempatkan Sniper

- detikNews
Sabtu, 21 Des 2013 11:26 WIB
Foto: Ilustrasi
Simalungun - Untuk mengamankan perayaan Natal 25 Desember 2013 dan Tahun Baru 1 Januari 2014, Kepolisian Resor (Polres) Simalungun, Sumatera Utara, akan mengerahkan sejumlah penembak jitu atau sniper dari kepolisian dan TNI AD di beberapa lokasi.

"Sniper akan kita tempatkan di beberapa titik yang dianggap rawan gangguan apabila kotijensi terjadi. Seperti di lokasi wisata Parapat Danau Toba. Tempat itu pasti akan ramai dikunjungi saat Natal dan Tahun Baru," ujar Kapolres Pematangsiantar AKBP Andi S Taufik usai Upacara Gelar Pasukan Lilin Toba 2013 di lapangan Kantor Bupati Pematang Raya, Kecamatan Raya, Simalungun, Sumut, Sabtu (21/12/2013).

Selama Operasi Lilin Toba 2013, dijelaskannya, Polres Simalungun juga mengerahkan 200 personel polisi yang dibantu satuan TNI AD. Selain pengamanan di wilayah kota dan permukiman, polisi juga akan menenempatkan petugas di Jalur Lintas Provinsi yang dipastikan akan dipadati arus mudik.

"Kita akan dibantu TNI AD untuk pengamanan di gereja-gereja. Pengamanan lalu lintas di jalan lintas provinsi yang nantinya padat dengan jalur mudik juga menjadi prioritas kita," papar Andi.

Sementara, Bupati Simalungun JR Saragih yang menjadi Inspektur Upacara Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Lilin Toba 2013 mengatakan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru jajaran Pemkab akan berkoordinasi dengan Polres.

Pemkab Simalungun akan menempatkan sejumlah PNS dari Dinas Perhubungan, Satpol PP dan petugas medis Dinas Kesehatan Pemerintahan Kabupaten Simalungun. Puskesmas akan tetap buka selama 24 jam.

"Kita akan mendukung berjalannya operasi Lilin Toba dengan mengerahkan sejumlah PNS. Puskesmas akan tetap buka dan melayani warga selama 24 jam," ucap JR Saragih.

Ia juga menjelaskan, petugas dari PU Bina Marga akan disiagakan di ruas jalan lintas provinsi. "Ada beberapa titik rawan longsor jalan menuju Parapat. Kemungkina terjadinya bencana ada, apalagi sekarang musim hujan. Petugas kita disiagakan jika terjadi bencana itu," ucap JR Saragih.

(trq/trq)