PPP Jateng Inginkan Gus Mus Jadi Ketua Umum PBNU

PPP Jateng Inginkan Gus Mus Jadi Ketua Umum PBNU

- detikNews
Kamis, 25 Nov 2004 15:51 WIB
Semarang - Sebagai partai yang mempunyai hubungan sejarah dengan NU, mau tak mau PPP merasa berkepentingan dalam Muktamar NU mendatang. Di Jateng, petinggi PPP menginginkan Gus Mus (Mustofa Bisri), karena kiai asal Rembang ini relatif bersih dari nuansa politik.Ketua Biro Konsultasi dan Pembelaan Hukum DPW PPP Jateng Mohammad Syahir mengatakan, meski sudah menyatakan kembali pada khittah 1926, sejak dulu NU masih sering kali terlibat dalam percaturan politik praktis. Terutama ketika mendekati dan saat pemilu sebagaimana terjadi pada pemilu dan pilpres lalu.Dikatakan Syahir, sebetulnya keterlibatan NU dalam politik praktis lebih banyak disebabkan 'oknum' pengurus. "Mereka menggunakan NU sebagai kendaraan politik. Padahal sebagai ormas, mereka tidak seharusnya berbuat seperti itu," katanya ketika ditemui di Kantor DPRD Jateng, Jl Pahlawan Semarang, Kamis (25/11/2004).Karena itulah, lanjutnya, pada muktamar yang diselenggarakan pada 28 November-02 Desember mendatang di Donohudan, Boyolali, muktamirin harus kritis memilih ketua umum-nya. Orang yang pernah mencederai NU dengan masuk dalam politik praktis harus diabaikan. Misalnya, Gus Dur, Hasyim Muzadi, atau juga Cecep Syarifuddin."Jangan sampai NU dibawa-bawa ke politik. Kami melihat Gus Mus cocok. Beliau bersih dari politik, netral. NU bisa benar-benar kembali ke khittah. Tapi apa Gus Mus mau (jadi Ketum)?" kata Syahir setengah bertanya.Syahir yang juga anggota Komisi A DPRD Jateng ini juga mengatakan, selain figur ketua umum, hal yang patut menjadi catatan adalah persoalan hubungan NU dengan partai politik. Sampai saat ini, NU sering menganak-emaskan parpol tertentu dan menganaktirikan parpol lainnya. Padahal kaum nahdliyin ada diberbagai parpol."Ketua PBNU nantinya adalah orang yang bisa menyelesaikan persoalan itu (hubungan NU dengan parpol). Kalau NU dari lintas parpol bergabung dengan sendirinya jami'ah kan bisa kuat," imbuhnya.Lebih jauh Syahir menjelaskan PPP Jateng telah menitipkan misi tersebut pada peserta muktamar yang berafiliasi ke partainya. Ia mengaku banyak kader PPP yang berasal dari NU. "Kami berharap NU dapat menjadi ormas yang ideal, yang mengayomi semua kalangan," tukasnya. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini