Dimakamkan, Korban Tewas Bus vs Panther di Batang Total 17
Kamis, 25 Nov 2004 14:38 WIB
Semarang - Tabrakan maut bus dan pick up Panther di Batang, Jawa Tengah, bertambah. Semula 13 orang, lalu menjadi 14 orang, dan terakhir 17 orang. Kesemua korban naas itu telah dikuburkan di Desa Kebumen Kec. Tersono Kab Batang siang ini, Kamis (25/11/2004).Vina Idamatu Silmi (6), Widi Anggraeni (3), dan Niati (40) menyusul Rojanah (60) yang meninggal beberapa jam setelah kejadian. Ketiganya meninggal ketika dalam perawatan di RS Islam Kendal. Sementara satu korban kritis Munandiyah (6) dilarikan ke RS Roemani Semarang untuk mendapatkan perawatan medis yang lebih layak.Sebelumnya korban tewas tercatat 14 orang sebagai berikut: pengemudi pick up Rohman (27), Syamsuni (30), Sofiah (60), Syifa (), Arif (8), Sinu (28), Riyayah (24), Miyati (40), Rizki (4), Junariyah (25), Beruk (60), Biyati (25), Sutri (40), dan Rojanah (60).Sebanyak 15 orang korban dikuburkan secara massal. Mereka dishalatkan di tengah lapangan Desa Kebumen Kec Tersono Kab Batang. Sedangkan dua orang lainnya dikuburkan di TPU sebelah barat desa. Tangis haru mengiringi pemakaman itu.Salah satu korban, Mismin, yang sempat ditemui wartawan di RSI Kendal mengatakan, dia sangat terpukul atas kejadian itu. Semua penumpang pick up adalah tetangga satu RT yakni RT 07 RW 03 Desa Kebumen. Lebih parah lagi, ia kehilangan beberapa saudaranya."Kami pergi mengantar Muhyiddin yang hendak bekerja di Pekanbaru. Tidak disangka-sangka kami malah kena musibah. Padahal jarak ke rumah sudah dekat," kata ayah Ika Laela, salah satu korban luka lainnya.Sementara itu, korban luka yang hingga kini tertinggal di RSI Kendal antara lain, Zaenudin (4), Riyatun (45), Tisarah (40), Ika Laela (5), Wahyudi (18), Slamet (30), Nur Hamidah (20), Novi (4), Sopiah (35), Suwanti (40), dan Mismin (34).Kecelakaan bus pariwisata Gembira Ria dengan pick up Panther terjadi Rabu (24/11) malam di Desa Timbang, Kec Gringsing, Kab Batang. Bus yang melaju dari arah Barat (Jakarta) itu menabrak setelah menghindari kendaraan di depannya. Saat ini, pengemudi bus Suwarsono (46) ditahan di kepolisian setempat.
(nrl/)











































