"Tidak ada kaitannya dengan APBN tapi APBK, Anggaran Pendapatan Belanja Keluarga," ujar Menko Polhukam Djoko Suyanto di Istana Negara, Kamis (19/12/2013).
Djoko kembali menegaskan bahwa Palmer Situmorang adalah pengacara SBY sebagai pribadi dan keluarga. Bukan pengacara SBY sebagai Presiden.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djoko mengatakan pengacara tersebut ditugasi untuk menangani urusan hukum yang berkaitan dengan SBY dan keluarganya. Bukan soal masalah kebijakan yang dikeluarkan sebagai Presiden.
"Kalau kebijakan tidak. Palmer kan bilang kalau itu soal keluarga kan gitu, dipisahin dong, kalau aspek keluarga ya keluarga. Beliau kan sering bilang kalau dikritik soal kebijakan mau di bawa ke ranah hukum silakan nggak masalah," paparnya.
Sebelumnya Palmer Situmorang mengatakan, Presiden SBY selama ini merasa terganggu dengan berita dan tudingan fitnah di media sosial. Untuk menanganinya, SBY tak bisa turun tangan langsung sebab banyak masalah lain yang harus jadi prioritas.
"Kan banyak yang membuat berita selama ini, seperti berseri beruntun dan seenaknya nuduh. Padahal sudah dibantah sana sini," kata Palmer.
Mereka yang membuat tudingan itu akan disurati oleh Palmer dan tim untuk dimintai kejelasan. Jalan damai dan musyarawah akan jadi prioritas utama. Saat ini, sudah ada beberapa orang dan pihak yang disurati Palmer.
"Kita akan surati. Pak, Bu, beritanya nggak betul begitu, nggak begitu. Kita akan adu data," terangnya.
(ega/rmd)










































