"Aku kritik Rano, itu malah sayang. Aku ini aktivis. Bahasaku memang bahasa orang kasar. Kritik kepada Rano itu wajar, saya senior dia, dari segi umur dan di partai. Wajar kalau nyentil-nyentil. Kritik-kritik aja," kata Ribka kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (19/12/2013).
Namun Ribka juga pernah membela Rano. Terutama saat Rano tidak diberi peran oleh Atut.
"Aku gak datang karena protes sama Atut. Sempat laporan sama Bu Ketum. Koalisi bukan cuma pas Pemilu, Rano diajak ngomong dong. Masa Ketua PKK dikasih ke Sekda kan harusnya istri Rano," kata Ribka.
Ribka lantas menuturkan target capaian di Banten. Menurutnya angin politik sedang menguntungkan PDIP.
"Sekarang Tuhan merestui PDIP. Kalau kita nggak tanggap ya sama aja bohong," pungkasnya.
(van/van)











































