Umumkan Penangkapan Tersangka Teroris, Polri Dikritik

Umumkan Penangkapan Tersangka Teroris, Polri Dikritik

- detikNews
Kamis, 25 Nov 2004 13:39 WIB
Jakarta - Anggota Komisi III DPR mengkritik sikap Polri yang mengumumkan penangkapan 4 tersangka peledakan bom Kuningan. Hal itu dinilai dapat mengganggu penyelidikan karena salah seorang tersangka adalah orang dekat Azahari. Demikian dikatakan anggota Komisi III DPR dari FPG Victor Laiskodat dalam rapat kerja dengan Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/11/2004). "Empat tersangka teroris yang terakhir ditangkap belum pantas diumumkan kepada masyarakat karena salah satu tersangka yang ditangkap adalah orang dekat otak pelaku terorisme Azahari. Jadi sebaiknya ini ditutup dulu jangan diumumkan karena bisa mengganggu penyelidikan," ujarnya. Menanggapi pernyataan itu Kapolri kepada wartawan disela-sela raker mengaku optimis pihaknya dapat menangkap Azahari dan Noordin M Top. Ia menambahkan, pihaknya telah mempertimbangkan untuk mengumumkan penangkapan itu. "Kami tetap optimis dapat menangkap Noordin dan Azahari walaupun ada pengumuman tersebut. Memang itu bisa menjadi informasi yang bersangkutan untuk melarikan diri. Yang pasti, langkah kami sudah dipertimbangkan," katanya. Dikatakan Da'i, bagaimanapun penangkapan itu harus disampaikan karena publik menunggu progress dari kepolisian. "Kalau anggota dewan tadi bertanya mengapa diumumkan padahal salah satunya orang dekat Azahari, saya tidak tahu persis anggota dewan itu tahu dari mana. Tapi yang pasti kami sudah mempertimbangkan segalanya. Kami punya cara dan taktik sendiri," paparnya. (rif/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini