"Jangan ada kekerasan, kita memohon kepada beliau-beliau yang sibuk memanfaatkan kekerasan, yang sibuk menggunakan ayat-ayat, hadis, dalil, tapi ujungnya merampok, kita ingin agama kita ini agama damai, toleran, bukan yang terus menanam kebencian kepada negara, kepada agama," ujar Ansyaad.
"Kalau masih terjadi, kita harus keras. Negara tidak boleh kalah dari terorisme. Dan tidak ada negara yang kalah dengan teroris," tegasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari dialog damai yang dirancang itu diharapkan memberi pencerahan mengenai jihad yang dimaknai selama ini oleh kelompok teroris.
"Jangan sampai mereka mabuk dengan pemahaman mereka sendiri," terang Ansyaad.
(ahy/)











































