Mendikbud Diminta Serius Urus Fenomena Cabe-cabean

Mendikbud Diminta Serius Urus Fenomena Cabe-cabean

Indra Subagja - detikNews
Kamis, 19 Des 2013 16:48 WIB
Jakarta - Mendikbud M Nuh diminta serius mengurus fenomena cabe-cabean. Anak baru gede (ABG) yang menjadi penjaja cinta ini harus dibina. Jangan sampai generasi muda rusak karena kurangnya perhatian orang tua dan utamanya pendidik di sekolah.

"Menteri yang mengurusin pendidikan anak bangsa, harusnya peduli dengan nasib anak bangsa," kata Ketua Satgas Perlindungan Anak M Ihsan saat berbincang, Kamis (19/12/2013).

Menurut dia, seharusnya Nuh bisa melakukan imbauan langkah-langkah taktis ke sekolah SMP dan SMA mencegah cabe-cabean terjadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tak sekedar mengurus anggaran kemudian dihabiskan, tetapi persoalan anak juga harus menjadi fokus perhatian," tambahnya.

Ihsan berharap, pejabat negara dan politisi peduli terhadap persoalan anak. Bukan tanpa alasan, anak-anak adalah harapan masa depan bangsa.

"Sedih kalau pemimpin tidak peduli," jelasnya.

Fenomena cabe-cabean menarik minat Mendikbud M Nuh untuk berkomentar. Mendikbud mempertanyakan nama cabe-cabean.

"Oh itu ya istilahnya. Kok namanya cabe-cabean, nggak sekalian merica-mericaan. Saya malah belum pernah tahu. Nanti saya cek dulu," ujar Mendikbud.

Mendikbud mengatakan itu usai melepas 178 calon dosen lulusan beasiswa unggulan Dikti di gedung Dirjen Dikti Kemendikbud, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

(ndr/gah)



Berita Terkait