"Menteri yang mengurusin pendidikan anak bangsa, harusnya peduli dengan nasib anak bangsa," kata Ketua Satgas Perlindungan Anak M Ihsan saat berbincang, Kamis (19/12/2013).
Menurut dia, seharusnya Nuh bisa melakukan imbauan langkah-langkah taktis ke sekolah SMP dan SMA mencegah cabe-cabean terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ihsan berharap, pejabat negara dan politisi peduli terhadap persoalan anak. Bukan tanpa alasan, anak-anak adalah harapan masa depan bangsa.
"Sedih kalau pemimpin tidak peduli," jelasnya.
Fenomena cabe-cabean menarik minat Mendikbud M Nuh untuk berkomentar. Mendikbud mempertanyakan nama cabe-cabean.
"Oh itu ya istilahnya. Kok namanya cabe-cabean, nggak sekalian merica-mericaan. Saya malah belum pernah tahu. Nanti saya cek dulu," ujar Mendikbud.
Mendikbud mengatakan itu usai melepas 178 calon dosen lulusan beasiswa unggulan Dikti di gedung Dirjen Dikti Kemendikbud, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (18/12/2013).
(ndr/gah)











































