Fahri, Bambang Soesatyo, dan Trimedya Jumpa Pers Minta Boediono ke DPR

Fahri, Bambang Soesatyo, dan Trimedya Jumpa Pers Minta Boediono ke DPR

Ahmad Toriq - detikNews
Rabu, 18 Des 2013 20:32 WIB
Jakarta - Sejumlah anggota Komisi III DPR antara lain Fahri Hamzah, Bambang Soesatyo, dan Trimedya Panjaitan menggelar jumpa pers. Mereka meminta agar Boediono patuh pada keinginan Timwas Century agar datang ke DPR.

"Dewan boleh panggil siapa saja, kalau tidak mau terbuka kita bikin tertutup. Masa nggak mau," jelas politisi PKS Fahri Hamzah dengan berapi-api di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/12/2013).

Omongan Fahri langsung disambar politisi PDIP Trimedya. Menurut dia, alasan-alasan yang disampaikan Boediono soal ketidakhadirannya tidak argumentatif.

"Orang yang berikan saran kepada Pak Boed untuk tidak hadir, saya pikir kurang begtu memahami tugas dari DPR dan Timwas," imbuh dia.

Atas alasan ini, mereka meminta agar masa tugas Timwas diperpanjang hingga jabatan DPR berakhir. "Sampai Oktober 2014 mendatang," jelas Trimedya.

Selain Fahri dan Trimedya ikut bicara juga Syarifudin Sudding, Ahmad Basarah, dan Bambang Soesatyo. Mereka meminta agar Boediono ke DPR.

"Ketidakadiran ini jd preseden buruk. Apa yang dikatakan Pak Boed di Pansus beda dengan Istana Negara. Ketika bertentangan, DPR menilai perlu keterangan Pak Boed. Kenapa tiba-tiba jadi seret LPS? Apakah ini upaya Boediono untuk alihkan perhatian dalam keputusan bail out itu denga kejadian setelahnya," jelas politisi Golkar Bambang Soesatyo.

Bambang Soesatyo mengancam, Timwas akan terus melakukan pemanggilan kepada Boediono. "Januari akan lagi panggilan kedua bulan. Kalau partai pembela cerdas tidak akan membela, karena pemanggilan akan terus. Ini akan menggerogoti Boediono sendiri," urainya.

Boediono sudah mengirimkan surat penolakan terkait pemanggilan DPR ini. Salah satu alasannya, kasus Century sudah berada di tangan KPK. Kasus ini merupakan kasus hukum, bukan lagi kasus politik yang ada di tangan DPR.

(tor/ndr)


Berita Terkait