"Yg menjadi capres ya yang jadi Presiden lah (Presiden PKS Anis Matta -red). Kan saya sudah dua kali jadi calon," kata Hidayat di Kantor DPP PKS, Jl TB Simatupang, Jakarta, Rabu (18/12/2013).
Hidayat memang pernah menjadi Calon Gubernur DKI 2012 kemarin. Namun langkahnya terhenti setelah kursi Gubernur dimenangkan Joko Widodo. Hidayat juga pernah didorong menjadi capres 2009, meski akhirnya tidak menemui kesuksesan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang muda-muda yang perlu tampil. Karena sekarang diperlukan tokoh yang bisa melakukan sebuah terobosan untuk bangsa ini," ujarnya.
Pernyataan Anis untuk mendorong Hidayat menjadi capres dinilai merupakan wujud kerendahatian Anis sebagai Presiden PKS. "Itu kan karena sikap tawaduk Pak Anis," nilai Hidayat.
Dua orang ini memang tengah bersaing dalam Pemira PKS. Sebelumnya, Anis memang mendorong Hidayat agar yang tampil sebagai capres. Ini karena Hidayat berasal dari Jawa yang mudah mendapat dukungan mayoritas masyarakat Indonesia.
"Saya tahu diri lah. Saya kan dari Bugis, suku minoritas. Saya pikir kesempatan Pak Hidayat besar. Saya mendorong beliau untuk maju," kata Anis.
(dnu/van)











































