Pengamen dan anak jalanan yang berjumlah sekitar 70 orang ini membawa kertas berisi penolakan terhadap Dinsos dan panti binaan. Mereka berorasi secara bergantian.
"Kami minta agar Dinsos jangan lagi menangkap pengamen. Kami setiap saat was-was," kata salah satu peserta aksi, Sahrudi di depan kantor Dinsos, Jl Gunung Sahari 2, Jakarta Pusat, Rabu (18/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Dinas Sosial kemudian mempersilakan perwakilan pengamen untuk masuk. Sebanyak 5 orang perwakilan pengamen ditemui oleh Kabid Pengembangan Kesejahteraan Sosial, Tarmijo Damanik dan Kepala Seksi Rehabilitasi Dinsos, Prayitno. Hingga saat ini kedua pihak tersebut masih bernegosiasi di lantai 2 gedung Dinsos.
(kff/mok)











































