Adit awalnya berada di ruang bedah RSUD Bangkinang, ibu kota Kabupaten Kampar, Riau .Namun menjelang malam, Adit dirayu untuk pindah ruangan yang lebih nyaman lagi.
Adit ditempatkan di ruangan utama RSUD Bangkinang. Ruangannya pun ber-AC, tempatnya lebih baik lagi. Di ruangan ini, bocah yang belum diketahui siapa kedua orangtuanya ini bisa menonton siaran TV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia tadi tertawa lepas, saat nonton Upin-Ipin. Kami juga turut lega. Dia senang sekali menonton film itu," kata Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Kampar, Khairul Azmi kepada detikcom, Selasa (17/12/2013) malam.
Malam ini, lanjut Azmi, pihaknya menempatkan dua stafnya untuk menjaga Adit. Walau demikian banyak juga hingga malam ini warga yang silih berganti untuk menjenguk Adit.
"Malah dokter yang menangani Adit, membawa coklat untuknya. Banyak warga yang melihat juga membawa buah tangan untuk Adit," kata Azmi.
Seperti diketahui, bocah tak berdosa ini dibuang ibunya di kawasan perkebunan kelapa sawit PTP Nusantara V pada akhir pekan kemarin. Adit awalnya ditemukan penjual sayur yang selanjutnya dititipkan ke seorang ibu bernama Dahniar (42).
Dari sana Adit di rujuk ke rumah sakit. Tidak tahu pasti, siapa gerangan orangtuanya yang tega menelantarkan dan menyiksa anaknya sendiri.
(cha/rmd)











































