Berdasarkan pantauan, Selasa (17/12/2013) di lokasi putaran balik di Jalan Pramuka mengarah Jalan Pemuda ditutup beton blok. Alhasil pengguna kendaraan pribadi tidak bisa berputar balik. Mereka harus berputar balik di depan Hotel Central.
Alhasil sebagian penggendara roda dua nekat berputar di perlintasan kereta. Akibat penutupan itu juga terjadi penumpukan kendaraan sepanjang 1 kilometer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jalur putar balik ada dua, tapi tadi malam, satunya ditutup oleh Dishub (Dinas Perhubungan)," ujar pria yang berprofesi sebagai tukang ojeg.
Ia sempat melaporkan kemacetan tersebut kepada petugas lalu lintas di Polsek Matraman. Akan tetapi laporan dirinya tidak mendapat tanggapan.
"Saya sudah lapor kemacetan ini ke Polsek Matraman, mereka ngakunya nggak ada perintah buat tugas di sini. Tadi siang ada juga petugas dari Dishub, tapi cuma 15 menit, petugasnya kewalahan mengatur kemacetan di sini," imbuhnya.
Secara terpisah Kasat Lantas Satwil Jakarta Timur, Akbp Supoyo mengatakan penutupan jalur putaran balik tersebut telah lama. Diharapkan masyarakat bisa tertib berlalu-lintas sehingga tidak ada yang melawan arus kembali.
"Kira sudah hampir seminggu, berhubung banyak laporan dari masyarakat banyak pengendara roda dua yang sering melawan arus," ujar Supoyo.
Supoyo mengatakan penutupan jalur putaran balik tersebut dilakukan sementara. Ke depan pihaknya akan mengevaluasi kembali dampak penutupan tersebut.
"Nanti akan kita evaluasi kembali, kalau membuat rekayasa arus lalin lancar, maka akan kita koordinasikan ke Dishub untuk menutup permanen," ungkapnya.
(edo/ndr)











































