Ini Tanggapan Ahok soal Komnas HAM dan Taman Burung

Ini Tanggapan Ahok soal Komnas HAM dan Taman Burung

Ray Jordan - detikNews
Selasa, 17 Des 2013 18:37 WIB
Ini Tanggapan Ahok soal Komnas HAM dan Taman Burung
Jakarta - Wagub Basuki Tjahaja Purnama kembali memberikan tanggapan mengenai komentar pedas Komnas HAM yang mengatakan bahwa Pemprov DKI ingkar janji dan melanggar HAM dalam memberikan kompensasi terhadap warga Taman Burung, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Pria yang akrab disapa Ahok tersebut malah akan memperkarakan warga yang masih 'ngotot' meminta dana kompensasi yang menurutnya tak masuk akal.

"Silahkan saja ini orang miskin. Tapi punya 10 rumah dan bangunnya habis Rp 4 miliar katanya. Sekarang dia minta ganti Rp 2 miliar saja katanya. Ini kah orang yang disebut dilanggar HAM nya? Kalau mereka masih ngotot lagi, akan dilaporkan saja ke Jaksa, dan (akan kita) proses kalau dia korupsi. Dia punya Rp 4 miliar untuk bangun, saya sendiri saja tidak punya uang sebanyak itu," ujar Ahok di Balaikota, Selasa (18/12/2013).

Selain itu, suami Veronika Tan tersebut juga mengatakan bahwa ada oknum tertentu yang berusaha meraup keuntungan dan memprovokasi warga yang sebelumnya sudah setuju dengan usulan serta dana kompensasi yang telah disepakati.

"Iya dia yang taruh orang-orang ini. Kan sudah dikasih satu tahun di waduk Pluit itu, bukannya saya bangun tidur langsung saya suruh bongkar, ini (pemindahan) sudah dari awal tahun. Itu konyol aja, dan minta Rp 1 miliar, siapa yang mau ganti?," tegasnya.

Walaupun begitu, Ahok mengatakan pemprov DKI akan berusaha memberikan solusi bagi para warga tersebut. Mulai dari mempersilahkan mereka pulang kampung, hingga menawari mereka untuk relokasi.

"Kita akan cari tau dan kita sudah tawari mereka. Mau pulang kampung, ya pulang kampung. Nanti ketahuan kalau orang upahan mereka tidak tahan lama. Kecuali kalau kamu ideologi baru mau mati di tempat. Tapi kalau karena uang tidak akan tahan lama," papar Ahok.

Berarti pemprov tidak akan memberikan kompensasi atas permintaan warga Taman Burung? tanya wartawan.

"Itu bukan ganti rugi namanya, tapi ganti rampok," selorohnya sambil berlalu.

(rii/gah)


Berita Terkait