Korban Pesawat Jatuh di Cina Dirut PT Adi Perkasa
Kamis, 25 Nov 2004 09:02 WIB
Jakarta - Im Tji Bin alias Jimmy Salim, WNI yang menjadi korban tewas pesawat jatuh di Cina ternyata adalah direktur utama PT Adi Perkasa Eka Bhakti. Jenazah Jimmy dijadwalkan akan tiba di tanah air Kamis (25/11/2004) sore ini.Hal tersebut diungkapkan seorang staf, PT Adi Perkasa Eka Bhakti, Yuli saat dihubungi detikcom melalui telepon di Jakarta, Kamis (25/11/2004) pagi ni. "Ya memang pak Jimmy bekerja disini. Beliau adalah direktur utama," kata Yuli. Dia membenarkan, korban tewas WNI dalam kecelakaan pesawat di Cina adalah bosnya. Namun Yuli tidak dapat mengetahui kapan jenazah bosnya itu akan tiba di Indonesia. "Jangan tanya saya pak, tanya atasan saya saja yang akan datang nanti pukul 9 ke atas. Saya tidak tahu," kata Yuli.Seperti diketahui, sebuah pesawat penumpang Bombardier CRJ-200 milik China Eastern Alirlines jatuh di pinggiran kota Baotou, Cina Utara pada 21 November 2004. Pesawat itu jatuh setelah beberapa detik lepas landas menuju Shanghai.Semua penumpang pesawat yang berjumlah 53 orang tewas, terdiri dari 47 penumpang dan 6 kru pesawat, plus 1 orang yang berada di darat saat pesawat jatuh menghantam bumi setelah meledak di udara. Sehingga total korban tewas 54 orang.Begitu diketahui ada seorang WNI yang ikut menjadi korban tewas, Menlu Cina Li Zhaoxing langsung menghubungi Menlu Hassan Wirajuda untuk menyampaikan duka cita. Li berjanji memberikan kemudahan bagi keluarga yang ditinggalkan untuk datang ke Cina.
(mar/)











































