Tol Tegal Parang Ditutup, 3 in 1 di Semanggi Ditiadakan Hingga Jumat

Tol Tegal Parang Ditutup, 3 in 1 di Semanggi Ditiadakan Hingga Jumat

- detikNews
Selasa, 17 Des 2013 17:46 WIB
Tol Tegal Parang Ditutup, 3 in 1 di Semanggi Ditiadakan Hingga Jumat
Ilustrasi (dok. detikcom)
Jakarta - Imbas penutupan pintu keluar Tol Tegal Parang dan Tebet yang mengarah ke Kuningan, Jaksel pada pagi hari, mengakibatkan terjadinya penumpukan volume kendaraan di pintu keluar Tol Senayan. Kendaraan yang tadinya keluar di Pintu Tol Tegal Parang kini memilih keluar di Pintu Tol Senayan lantaran tidak ingin terkena 3 in 1.

"Pada hari pertama kendaraan yang tidak bisa keluar dari Tegal Parang banyak keluar dari depan DPR/MPR. Mereka tidak keluar di semanggi karena menghindari 3 in 1, kemudian berputar di Slipi," kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Sambodo Purnomo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/12/2013).

Guna mengantisipasi adanya penumpukan kendaraan di pintu keluar tol Senayan ini, pihak kepolisian meniadakan aturan 3 in 1 di lingkar Semanggi pada pagi hari. Peniadaan 3 in 1 di lingkar Semanggi ini berlaku hingga masa ujicoba penutupan pintu tol saja atau hingga Jumat 20 Desember 2013.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"3 in1 khusus di simpang Semanggi, tidak diberlakukan hingga Jumat. Sehingga bagi masyarakat yang akan keluar di Semanggi atau keluar di depan DPR/MPR tidak menumpuk. Sehingga beban terbagi lewat Semanggi, dan yang penting hanya di putaran saja," papar Sambodo.

Kendaraan yang hendak ke arah timur, bisa berputar di lingkar Semanggi, kemudian naik ke atas ke arah timur lalu belok ke Kuningan.

Sementara aturan 3 in 1 di lokasi lain, tetap diberlakukan seperti biasanya.

Sambodo melanjutkan, penutupan tiga pintu keluar tol (Tol Tegal Parang, Dharmais dan Bukopin) dan satu pintu masuk (Semanggi 1) yang sudah diujicobakan selama 2 hari ini, sedikit mengurangi kemacetan di ruas tol dalam kota. Kelancaran arus lalu lintas juga dirasakan sebagai dampak dari penutupan pintu keluar tol ini.

"Khususnya di jalur arteri dari Pancoran ke arah Kuningan atau jalur yang bersisihan dengan jalar tol itu lancar setelah Pintu Tol Tegal Parang ditutup," imbuhnya.

Kemacetan di ruas Jalan Gatot Subroto di dekat Pintu Tol Tegal Parang selama ini cukup sering lantaran terhambat arus kendaraan yang keluar lewat pintu tol tersebut.

"Sehingga ketika antrian (kendaraan yang keluar pintu Tol Tegal Parang) itu dihilangkan maka jalur bisa lebih lancar," lanjutnya.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini