"Mereka di bisnis katering," kata Komisaris Besar Ibnu, yang memimpin tim Densus dalam penangkapan ini, kepada wartawan Selasa (17/12/2013).
Berbicara kepada wartawan d Markas Brimob Sumut, Jalan Wahid Hasyim, Medan, Ibnu menyatakan ketiganya bagian dari jaringan terorisme. Yakni terkait Fadli Sadama, terpidana kasus terorisme yang sudah divonis namun sempat kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta dan kemudian ditangkap lagi di Malaysia.
"Mereka terlibat dalam perampokan Bank CIMB Niaga," kata Ibnu sambil menyebut beberapa kasus perampokan lainnya di Medan.
Setelah perampokan itu, anggota jaringan ini mulai berganti profesi. Termasuk mendalami bisnis katering rumahan. Mengantarkan makanan dalam rantang-rantang kepada para pelanggannya di kawasan Medan Marelan, Medan.
Para terduga teroris ini ditangkap Densus pada Senin (16/12) dari beberapa tempat di Medan. Masing-masing Thomas Muslim Hasibuan (33), Hayatullah Mushab Hasibuan (27) dan Fahrulrozi Lubis. Setelah diamankan di Markas Brimob, mereka kemudian diberangkatkan ke Jakarta.
(rul/trw)










































