"Tapi di satu sisi, saya kira ini adalah apa, saya harus juga menyampaikan terima kasih kepada KPK. Di sinilah kita melihat bahwa penegakan hukum itu tidak ada diskriminatif," kata Basrief di Istana Wakil Presiden, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (16/12/2013).
Menurut dia, selama ini Kejagung terus melakukan pembenahan dan perbaikan dalam rangka reformasi birokrasi. Namun menurut Basrief, siapapun kalau melakukan pelanggaran hukum tentunya itu harus ditindaklanjuti.
"Ini sudah diambil dan sangat membantu juga terkait dengan masalah reformasi birokrasi di tubuh kejaksaan," jelasnya.
Dia berharap, kasus penangkapan ini dapat diambil hikmahnya oleh aparatur di Kejagung.
"Menjadi satu pelajaran yang sangat signifikan untuk seluruh aparatur kejaksaan agar bisa seperti yang saya selalu katakan, dalam perintah harian saya, bisa menjaga diri dan menjaga institusi. Itu semua saya serahkan penegakan hukumnya dengan KPK," tutupnya.
(tfq/ndr)











































