Penangkapan Rois cs, Dijebak dengan Sopir Angkot
Kamis, 25 Nov 2004 05:06 WIB
Jakarta - Penangkapan Rois cs, tersangka peledakan bom di depan Kedubes Australia, dilakukan dengan jebakan. Polisi meminta bantuan sopir angkot untuk menjebak Rois cs."Sopir angkot itu sudah diminta polisi, mereka dijebak, karena begitu keluar, mereka langsung ditangkap oleh beberapa polisi yang sudah menunggu," tutur Kamiluddin pemilik kontrakan Rois cs saat ditemui detikcom di kediamannya di Kampung Leuwiliang Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor, Rabu (24/11/2004) sore.Menurut Kamil, sopir angkot itu bukan petugas yang sedang melakukan penyamaran tapi adalah asli sopir angkota. Sopir angkot menyatakan kepada Rois, kalau temannya kecelakaan dan sekarang masuk rumah sakit. Temannya yang dimaksud adalah Apuy, yang ternyata telah ditangkap lebih dulu oleh petugas kepolisian.Ketika penangkapan, Kamil melihat salah satu tersangka, yang diduga pelaku peledakan di Cicurug, Sukabumi, sempat melakukan perlawanan. "Ketika ditangkap dia ngamuk dan memberontak, kemudian langsung di borgol, diikat dan dilakban mulutnya seperti mumi, dan langsung dipakaikan penutup kepala, yang kelihatan hanya matanya saja, kemudian mereka langsung dimasukan ke mobil," ingat Kamil.Namun seorang tersangka lainnya lagi, kata Kamil, yang pernah dua kali mengobrol dengannya tidak melawan ketika ditangkap. Tapi dia juga dilakban, tambahnya.Menurut Kamil, jebakan dengan menggunakan sopir angkot ternyata jebakan yang kedua. Jebakan pertama melalui dirinya tetapi Kamil tidak mengetahuinya. Jebakan kedua dilakukan petugas setelah berbuka puasa.
(mar/)











































