Ratusan Warga Usir Pelaku Pencabulan 4 Bocah

Ratusan Warga Usir Pelaku Pencabulan 4 Bocah

Andi Siahaan - detikNews
Senin, 16 Des 2013 00:05 WIB
Ratusan Warga Usir Pelaku Pencabulan 4 Bocah
Foto: (Andi S/ detikcom)
Pematangsiantar, -

Ratusan warga Jalan Bah Tongguran Kiri, Kelurahan Sigulang-gulang, Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsiantar, Sumut, berunjuk rasa mengusir pelaku pencabulan terhadap 4 anak dibawah umur. Selain mengusir pelaku, warga juga ikut mengusir keluarganya.

Kemarahan warga itu dipicu karena warga kesal pelaku tidak ditahan, meski telah 3 minggu dilaporkan ke polisi. Aksi pengusiran berlangsung Minggu (15/12/2013) sejak pukul 21.00 WIB. Warga datang ke rumah pelaku FM (16) sambil berteriak mengusir dan akan membakar pelaku serta keluarganya. Warga juga membentangkan spanduk yang berisi, "Kami warga Sigulang-gulang mengutuk keras perbuatan pencabulan anak balita".

Salah seorang warga, J Tampubolon mengatakan aksi mereka itu selain karena perbuatan tersangka yang mencabuli 4 anak dibawah umur, juga dipicu kekesalan mereka terhadap Polres Pematangsiantar. Pasalnya meski telah dilaporkan hampir sebulan lalu pihak Polres Pematangsiantar tak kunjung menahan pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada 150 warga mengumpulkan tandatangan sebagai aksi mereka untuk mengusir pelaku dan dan keluarganya. Ini aksi solidaritas masyarakat yang sangat resah atas perbuatan yang mencabuli 4 anak di bawah umur," kata J Tampubolon kepada wartawan.

Dikatakan Tampubolon lagi, polisi beralasan pihaknya masih memeriksa saksi-saksi atas perbuatan pelaku.

Ia juga menjelaskan aksi mereka itu sudah digelar sampai 3 kali, agar Kapolres segera menindaklanjuti kasus percabulan tersebut.

"Padahal dalam bulan ini kita sudah 3 kali berunjuk rasa, untuk mengusir FM dan keluarganya," ucap Tampubolon yang keponakannya juga ikut menjadi korban.

Untuk mengantisipasi agar aksi tidak berujung anarkis, sejumlah polisi berjaga-jaga di sekitar rumah pelaku. Selain polisi, Lurah Kelurahan Sigulang-gulang, Guntur H Damanik juga hadir untuk menenangkan warga yang mulkai emosi.

Sekitar 1 jam berunjuk rasa, warga utusan warga kemudian melakukan pertemuan bersama dengan pihak kepolisian dan kelurahan. Dari pertemuan itu Lurah mengimbau agar pelaku dan keluarganya segera angkat kaki dari Kelurahan Sigulang-gulang.

"Pihak pelaku sudah menyetujui akan pindah dalam waktu satu minggu dan telah membuat surat pernyataan akan pindah," kata Guntur H Damanik.

(ega/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini