Jangan Ditiru! Pemotor Ini Masih Saja Nekat Terobos Jalur TransJ

Jangan Ditiru! Pemotor Ini Masih Saja Nekat Terobos Jalur TransJ

Rina Atriana - detikNews
Jumat, 13 Des 2013 18:31 WIB
Jangan Ditiru! Pemotor Ini Masih Saja Nekat Terobos Jalur TransJ
Jakarta - Sanksi denda sebesar Rp 500 ribu bagi motor yang memasuki jalur TransJ belum sepenuhnya efektif untuk membuat pemilik kendaraan jera. Terbukti masih ada juga beberapa pemilik kendaraan yang bandel masuk jalur TransJ di tengah padatnya jalannya sore Jakarta.

Pantauan detikcom di jalur TransJ Pejaten Philips, Pejaten, Jaksel, masih tampak pemotor yang mengemudikan kendaraannya dengan kencang di jalur TransJ. Entah karena tak ada petugas yang menjaga atau memang karena harus buru-buru pulang ke rumah, para pengendara motor ini nekat masuk kawasan steril itu.

"Jumat sore jalanan pasti macet. Apalagi di daerah sini. Makanya masih ada yang masuk jalur TransJ. Satu lagi, di sini nggak ada petugas," ujar Yanto, tukang ojek yang dalam kesehariannya mangkal di Jalan Pejaten Barat, Jumat (13/12/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemacetan yang menjadi ciri khas Jakarta khususnya pada sore hari, tampaknya menjadi alasan utama kenapa para pemotor ini masih menggunakan busway. Denda tilang yang bertarif hampir setengah juta rupiah tampaknya tak jadi masalah bagi mereka. 'Yang penting tak kena macet, denda urusan belakangan' mungkin begitu filosofinya.

Tampaknya 'kucing-kucingan' antara pengendara motor dan petugas sudah menjadi hal biasa, pasca diberlakukannya denda. Dengan kondisi seperti ini mungkin pemerintah harus kembali memutar otak, bagaimana cara jitu untuk bisa menertibkan pengguna jalan di Jakarta yang tak sabaran.

(rna/mok)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini