Sejumlah angkutan kota yang ngetem di ujung perlintasan menambah arus lalu lintas kian semrawut. Seperti ini lah suasana di perlintasan tersebut.
Arus lalu lintas di perlintasan rel kereta api Pondok Ranji, Bintaro, Jakarta Selatan tampak lancar, Kamis (12/12) sekitar pukul 12:20 siang. Sejumlah kendaraan lalu lalang dan hanya ada sedikit angkutan kota yang sedang berhenti atau ngetem di bahu jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, saat pagi atau sore hari dan jadwal kereta api sedang normal, ulah angkutan umum yang ngetem tersebut membuat arus lalu lintas macet total. Perlintasan rel kereta api tersebut penuh sesak oleh kendaraan dan angkutan umum yang ngetem.
Angkutan umum tersebut menunggu penumpang yang baru tiba dan akan berangkat di stasiun kereta api Pondok Ranji. Akibat perilaku angkot yang tidak tertib tersebut menurut Fikar, -salah satu warga setempat-, arus lalu lintas di persimpangan kereta itu sering macet parah.
"Kalau pagi ama sore macet banget, banyak yang ngetem (angkot)," kata Fikar kepada detikcom, Kamis kemarin.
Meski sering terjadi kemacetan di perlintasan kereta api tersebut, namun nyaris tak pernah ada petugas kepolisian yang mengatur agar arus lalu lintas menjadi lancar. "Tidak ada polisi yang ngatur di sini," papar pria yang bekerja sebagai montir bengkel itu.
Pernyataan Fikar, diperkuat oleh Arno Disaputra, -seorang warga lainnya. Perlintasan kereta api di lokasi ini memang sangat semrawut. Ratusan motor menyemut untuk bisa melintas di perlintasan tersebut.
"Pada saat kereta lewat pengendara motor tidak sabar dan selalu melawan arus," kata Arno kepada detikcom, Jumat (13/12/2013).
Para pemotor ini melintas dari segala arah, sehingga mobil sangat sulit melintas. Mobil terpaksa harus bersabar menunggu motor-motor ini lewat untuk bisa melintas di perlintasan ini.
"Kami biasa menunggu penumpang di sini (di pinggir perlintasan kereta api)," kata dia.
(erd/erd)











































