Tragedi Bintaro Belum Bikin Kapok

Ironi Perlintasan Kereta Api

Tragedi Bintaro Belum Bikin Kapok

- detikNews
Jumat, 13 Des 2013 13:47 WIB
 Tragedi Bintaro Belum Bikin Kapok
Beginilah suasana kemacetan di perlintasan kereta api Bintaro. (foto - Arno Disaputra/pembaca)
Jakarta - Musibah kecelakaan di perlintasan kereta api Pondok Ranji, Bintaro, Jakarta Selatan yang mengakibatkan tujuh orang meninggal rupanya tak bikin kapok. Kemacetan dan kendaraan yang menyerobot palang pintu kereta masih kerap terjadi di lokasi ini.

Sejumlah angkutan kota yang ngetem di ujung perlintasan menambah arus lalu lintas kian semrawut. Seperti ini lah suasana di perlintasan tersebut.

Arus lalu lintas di perlintasan rel kereta api Pondok Ranji, Bintaro, Jakarta Selatan tampak lancar, Kamis (12/12) sekitar pukul 12:20 siang. Sejumlah kendaraan lalu lalang dan hanya ada sedikit angkutan kota yang sedang berhenti atau ngetem di bahu jalan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan detikcom, hanya ada dua angkot yang berhenti di sisi kanan dan 3 angkot di sebarang rel yang ngetem di kawasan perlintasan rel kereta api yang mengubungkan Ciputat dan Bintaro tersebut.

Namun, saat pagi atau sore hari dan jadwal kereta api sedang normal, ulah angkutan umum yang ngetem tersebut membuat arus lalu lintas macet total. Perlintasan rel kereta api tersebut penuh sesak oleh kendaraan dan angkutan umum yang ngetem.

Angkutan umum tersebut menunggu penumpang yang baru tiba dan akan berangkat di stasiun kereta api Pondok Ranji. Akibat perilaku angkot yang tidak tertib tersebut menurut Fikar, -salah satu warga setempat-, arus lalu lintas di persimpangan kereta itu sering macet parah.

"Kalau pagi ama sore macet banget, banyak yang ngetem (angkot)," kata Fikar kepada detikcom, Kamis kemarin.

Meski sering terjadi kemacetan di perlintasan kereta api tersebut, namun nyaris tak pernah ada petugas kepolisian yang mengatur agar arus lalu lintas menjadi lancar. "Tidak ada polisi yang ngatur di sini," papar pria yang bekerja sebagai montir bengkel itu.

Pernyataan Fikar, diperkuat oleh Arno Disaputra, -seorang warga lainnya. Perlintasan kereta api di lokasi ini memang sangat semrawut. Ratusan motor menyemut untuk bisa melintas di perlintasan tersebut.

"Pada saat kereta lewat pengendara motor tidak sabar dan selalu melawan arus," kata Arno kepada detikcom, Jumat (13/12/2013).

Para pemotor ini melintas dari segala arah, sehingga mobil sangat sulit melintas. Mobil terpaksa harus bersabar menunggu motor-motor ini lewat untuk bisa melintas di perlintasan ini.


Perlintasan ini sangat ramai karena ada lima jalan yang semuanya menuju ke lokasi tersebut. Seorang pengemudi angkutan kota yang tak mau disebutkan namanya mengakui sering ngetem di pinggir perlintasan kereta api Bintaro. Dia menunggu penumpang yang baru tiba di stasiun.


"Kami biasa menunggu penumpang di sini (di pinggir perlintasan kereta api)," kata dia.

(erd/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads