Mengenal Istilah 'Cabe-cabean' di Ibu Kota Jakarta

ADVERTISEMENT

Mengenal Istilah 'Cabe-cabean' di Ibu Kota Jakarta

- detikNews
Jumat, 13 Des 2013 04:48 WIB
Foto: Ilustrasi
Jakarta - "Siapa tuh?" tanya seorang anak muda kepada temannya.

"Biasa cabe-cabean gue," jawab orang tersebut.

Istilah cabe-cabean nampaknya memang sedang familiar di kalangan ABG Jakarta. Cabe-cabean menambah kosakata baru anak muda Jakarta, setelah sebelumnya diramaikan dengan kosakata 'alay', 'jablay' dan masih banyak lagi.

Cabe-cabean merujuk pada artian seorang gadis belia yang umurnya masih berada di tingkat SMP ataupun SMA. Gadis-gadis dengan perawakan seksi itu identik dengan keluyuran malam hari, dunia balap liar dan tempat hiburan malam.

Sayangnya, istilah ini tidak merujuk pada sifat positif. Cabe-cabean lebih berkesan pada makna negatif. Kehidupan seks bebas, mabuk-mabukan, bahkan cewek bayaran, melekat pada istilah gadis yang dijuluki cabe-cabean.

Para gadis yang dijuluki cabe-cabean ini biasanya selalu mengenakan baju seksi meskipun cuaca dingin di malam hari. Celana pendek seksi juga seolah menjadi pakaian wajib, biasanya batang rokok selalu menemani para 'cabe-cabean' melewati malam hari hingga matahari terbit.

Tentunya fenomena cabe-cabean harus menjadi fokus pemerintah terutama Pemprov DKI Jakarta. Belum tegasnya peraturan jam belajar bagi para pelajar, membuat fenomena ini menjadi luas. Jika tidak diseriusi, masalah ini bisa saja membawa aib bagi bangsa.

Dalam catatan detikcom, Cabe-cabean sudah melekat kepada para pembalap liar di Kembangan, Jakarta Barat, sebagai barang taruhan. "Taruhannya cewek-cewek cabe-cabean gitu, yang kalah nyiapin cewek untuk yang menang," ujar Anto yang biasa menonton balap liar di Jalan Taman Aries, Barat, 30 November 2013.

Hal itu juga diamini oleh anggota Kepolisian Sektor Kembangan yang suka berpatroli mencegah ajang balap liar. Dia juga tidak menampik bahwa selain uang, wanita juga menjadi taruhan para remaja yang kerap melakukan aksi balap liar di jalan.

"Iya memang ada (taruhannya) wanita, cewek cabe-cabean gitu," ujar seorang anggota Polsek Kembangan yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom.

Tentunya gadis-gadis yang masih mempunyai masa depan panjang ini harusnya duduk mengemban ilmu, bukannya harus dekat dengan dunia alkohol ataupun seks bebas.

(rvk/dha)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT