Komisioner Komisi Yudisial (KY) Taufiqurrahman Sahuri menantang calon hakim agung untuk mengubah kebiasaan MA yang dinilai kurang transparan tersebut. MA diminta mempublikasikan jadwal sidang seperti di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Kalau saya pikir mampu (mempublikasikan jadwal sidang), dan tidak mengurangi kedudukan hakimnya," kata Ahmad Muliadi dalam wawancara terbuka seleksi hakim agung di KY, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis (12/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Ahmad menjawab bahwa kebiasaan di MA tersebut agak janggal. Namun menurutnya tidak masalah jika MA menyelenggarakan sidang melalui streaming dan publikasi putusan
"Mana kala putusan tidak diucapkan di muka umum atau dipublikasikan hasilnya akan batal. Tapi dengan diupload di internet itu adalah upaya transparansi," kata calon hakim dengan kekayaan di atas 6 miliar ini.
(kff/mad)











































