Pertamina: Sopir Truk BBM Sudah Ikut Pelatihan Keselamatan

KRL Vs Truk BBM

Pertamina: Sopir Truk BBM Sudah Ikut Pelatihan Keselamatan

Indah Mutiara Kami - detikNews
Kamis, 12 Des 2013 13:17 WIB
Pertamina: Sopir Truk BBM Sudah Ikut Pelatihan Keselamatan
Ferdy memberikan santunan pada Purna, keluarga korban bernama Dewi Sartika
Jakarta -

Chosimin, sopir truk BBM yang tertabrak KRL di perlintasan Pondok Betung, Bintaro, sudah mengikuti pelatihan tentang keselamatan. Bahkan setiap sopir memiliki buku saku pedoman keselamatan.

"Penerimaannya seperti pegawai lainnya mereka mengikuti tes kesehatan dan sudah ada pelatihan tentang safety. Mereka juga memiliki SIM B2," ujar Dirut PT Pertamina Patra Niaga Ferdy Novianto.

Ferdy mengatakan itu dalam jumpa pers penyerahan santunan bagi korban kecelakaan Bintaro. Jumpa pers didampingi Kepala Manajemen Bisnis RSPP Indra Maulana dan Humas PT Pertamina Wianda Pusponegoro di RSPP, Jl Kiai Maja, Jakarta Selatan, Kamis (12/11/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ferdy mengunjungi pasien termasuk sopir dan kernet di instalasi luka bakar RSPP. Secara simbolis dia juga memberikan santunan kepada keluarga pasien sebesar Rp 5 juta.

Menurut Ferdy, sopir dan kernet merupakan karyawan PT Pertamina Patra Niaga dengan status tenaga kontrak. Sopir dan kernet direkrut melalui Pertamina Training Center.

Ferdy menambahkan, truk tangki berusia 1 tahun dan dalam keadaan baik. Jalur perlintasan Pondok Betung merupakan jalur yang selalu dilalui sopir.

"Proses distribusi sudah sesuai standar," katanya.

Kecelakaan maut itu, lanjut Ferdy, menelan kerugian Rp 1,4 miliar untuk mobil tangki. Sedangkan untuk BBM-nya menelan kerugian Rp 156 juta.

Karena itu, ke depannya agar insiden tersebut tidak terulang lagi, maka pihaknya meningkatkan pelatihan keselamatan bagi sopir.

"Sebelumnya kami juga sudah punya buku saku pedoman terkait SOP, tiap sopir punya," ucap Ferdy.

(nwy/trw)


Berita Terkait