Musim Hujan, Sejumlah Penyakit Bermunculan di Jabar

Musim Hujan, Sejumlah Penyakit Bermunculan di Jabar

- detikNews
Rabu, 24 Nov 2004 17:02 WIB
Bandung - Memasuki musim penghujan, beberapa jenis penyakit bermunculan di wilayah Jabar. Namun belum ada kasus yang terlalu mencolok, apalagi untuk dikategorikan sebagai kasus luar biasa (KLB)."Memang ada peningkatan kasus. Tetapi masih bisa ditangani dan belum termasuk kategori KLB," kata dr Fatimah Resmiyati, Kasubdin Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Jabar kepada detikcom dan Trijaya FM Bandung, di Bandung, Rabu (24/11/2004).Sejumlah penyakit yang biasa marak pada saat musim hujan adalah diare, penyakit kulit dan juga demam berdarah. Selain itu, dalam beberapa hal juga terjadi penyakit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), yang menyerang anak-anak.Secara umum, diare memang muncul di hampir semua daerah terutama yang biasa menjadi langganan genangan air dan banjir. "Misalnya di daerah Majalaya serta beberapa daerah di Jabar selatan," tuturnya.Menurut Fatimah, kebanyakan penyakit di musim hujan ini akibat pola hidup dan kesehatan lingkungan yang tidak dijaga. Karena itu, akan sulit jika warga kemudian hanya menumpukan tanggung jawab kesehatan itu kepada pihaknya. "Kesehatan itu adalah hilirnya. Sedangkan di hulu, banyak hal yang menjadi faktor penentu kualitas kesehatan dan hidup kita," paparnya.Dalam hal lingkungan, maka ada tanggung jawab soal kebersihan, pemukiman, drainase, dan lainnya yang menjadi tanggung jawab instansi lain. "Karena itu memang diperlukan koordinasi semua pihak. Kebetulan pada hari ini kami memang akan melakukan rapat koordinasi teknis dengan semua dinas yang ada di Provinsi Jabar ini bersama Gubernur," kata Fatimah lagi.Soal kesiapan tenaga kesehatan, obat-obatan dan peralatan, menurut Fatimah di Jabar relatif tidak ada masalah. Bahkan khusus untuk penyakit demam berdarah, Fatimah menuturkan bahwa untuk perawatan kelas III di semua rumah sakit, akan digratiskan dan menjadi beban Pemda. "Kalau di rumah sakit swasta, nantinya bisa diklaimkan. Mungkin informasi ini bisa disampaikan kepada warga," tuturnya.Sedangkan perawatan kesehatan untuk warga miskin, menurut Fatimah, juga bisa dilaksanakan. (nrl/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini