Gubernur Sumsel Tentang Pembelahan Palembang

Gubernur Sumsel Tentang Pembelahan Palembang

- detikNews
Rabu, 24 Nov 2004 16:54 WIB
Palembang - Wacana pemekaran kota Palembang menjadi Palembang Ulu dan Palembang Ilir, ditentang Gubernur Sumatera Selatan Syahrial Oesman."Tidak ada cerita itu Palembang dibagi menjadi dua. Itu ide gila" kata Syahrial kepada pers di ruang kerjanya, Jalan Kapten A. Rivai Palembang, Rabu (24/11/2004).Menurut Syahrial, yang terbaik dilakukan terhadap kota empek-empek ini sekarang tidak lain adalah melakukan percepatan pembangunan di kawasan Seberang Ulu. Lebih lanjut Syahrial menjelaskan, daerah Seberang Ulu nantinya akan dikhususkan bagi pembangunan pusat jasa dan perkantoran. Sedangkan, Seberang Ilir lebih difokuskan pada jasa dan bisnis. Lalu untuk mewujudkan hal itu, katanya, pemerintah Sumsel akan segera memindahkan kantor gubernur dan DPRD Sumsel ke kawasan Jakabaring (SU) dan dilakukan pada 2005.Wacana pengembangan kota Palembang menjadi dua itu muncul menyusul ketidakadilan pembangunan terhadap Palembang di Seberang Ulu. Dapat dikatakan perkembangan pemukiman di Seberang Ulu sangat "liar" dan tertinggal.Fasilitas publik seperti selokan air, taman, jalan, telepon dan air bersih sangat tertinggal. Itu pun termasuk pemukiman penduduk yang berada di tepi Sungai Musi.Berikut rencana pembangunan kota Palembang mulai tahun 2005:Seberang Ilir: Pusat jasa dan bisnis1. Hotel Sulthon di BKB2. Pasar Cinde3. Fly over4. Simpang lima5. Restoran Musi6. Museum BahariSeberang Ulu: Pusat jasa dan perkantoran1. Kantor Gubernur2. Kantor DPRD provinsi3. Kantor DPRD kota4. Jalan tol Palembang-Inderalaya (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads