"Kalau soal nomor telepon, apa itu dianggap pelecehan. Pertanyaan cantik, saya merasa tidak dilecehkan," kata Lily dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (12/12/2013).
Namun Lily lupa dirinya pernah ditanya soal spa. Pertanyaan spa itu, menurut BK DPR, dilontarkan bersamaan dengan pertanyaan soal cantik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agatha melihat semua yang terjadi di fit and proper test itu hanya bercanda saja. Meskipun Komnas Perempuan menganggap sebagai pelecehan terhadap perempuan.
"Kalau bercanda itu dianggap pelecehan silakan ditelusuri saja. Saya pribadi kalau digoda atau dilecehkan saya akan bereaksi," tandasnya.
Wakil Ketua BK DPR Siswono Yudho Husodo sudah mengungkap pertanyaan genit yang membuat 4 anggota DPR dilaporkan ke BK.
"Ibu kok halus sekali, lemah gemulai, apa nanti bisa tegas? pertanyaan ini kan tidak relevan," kata Wakil Ketua BK DPR Siswono Yudho Husodo mengutip laporan Komnas Perempuan terhadap 4 anggota Komisi I DPR.
Selain itu 4 anggota DPR laki-laki tersebut juga menanyakan tentang masalah pribadi. Bahkan mengajak tukaran nomor telepon. "Misalnya wanita sudah punya pacar belum? wah mesti tukeran nomor HP nih," beber Siswono.
Bahkan ada anggota DPR laki-laki yang terang-terangan menggoda peserta fit and proper test KPI tersebut. "Ada yang tanya ibu kok cantik, ada juga pertanyaan hari ini ke spa berapa kali, ya ditanya begitu. Mungkin anggota merasa dekat, jadi kan biasa," katanya.
(van/trw)










































