Grassroot Golkar Jateng Masih Jagokan Akbar
Rabu, 24 Nov 2004 16:48 WIB
Semarang - Meski tak berada lagi di jabatan publik, khusus di mata kader dan pengurus Partai Golkar, nama Akbar Tandjung masih bersinar. Dalam Munas yang digelar Desember mendatang, grassrott Jateng masih menjagokannya sebagai ketua umum DPP0."Secara resmi, Golkar Jateng memang belum mengambil keputusan siapa yang bakal dipilih dalam Munas nanti. Tapi nama Pak Akbar masih cukup kuat di Jateng. Sepertinya warga Golkar Jateng masih menginginkan dia terpilih lagi," kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Jateng Soejatno Pedro HD ketika ditemui di Kantor DPRD Jateng, Jl Pahlawan Semarang, Rabu (24/11/2004).Pedro yang dalam Musda awal Desember mendatang dijagokan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jateng ini menambahkan, banyak kader Golkar Jateng yang menilai Akbar sangat berjasa bagi Golkar secara nasional. Karena dia mampu mengangkat nama dan citra partai sepanjang 6 tahun kepemimpinannya."Karena itu, grassroot Golkar Jateng masih menjagokannya. Posisinya sangat kuat," tandas Pedro.Meski nama Akbar masih berkibar, Pedro menilai ada kelemahan fatal baginya. Mantan Ketua DPR RI itu masih terkesan sangat HMI dan REI. Artinya, sebagai orang partai dia masih mengutamakan kedua kelompok itu dalam tindakannya.Ketika ditanya soal rencana 'koalisi' (Wiranto - Surya Paloh) untuk menggeser Akbar Tandjung, Pedro menyatakan, kedua tokoh itu (Wiranto - Surya Paloh) sudah seharusnya melakukan hal seperti itu. Kalau tidak mereka tidak akan sanggup menggeser posisi Akbar Tandjung."Tapi semuanya tergantung munas nanti. Siapa pun yang terpilih ya itulah yang harus disetujui dan diakui," demikian Pedro.Musda Golkar Jateng akan diselenggarakan pada 3 - 5 Desember mendatang di Srondol Semarang. Dalam even pergantian kepengurusan ini, ada lima nama yang diajukan sebagai calon Ketua DPD. Mereka itu adalah Soejatno Pedro HD, Bambang Sadono, Iqbal Wibisono, Atiyoso, dan Soendoro.
(nrl/)











































