"Apa yang perlu ditutupi dalam sebuah kecelakaan ini? Tidak ada sebuah harga diripun yang bisa menggantikan korban tewas! Harus ada peradilan yang sesuai peraturan yang berlaku tanpa intervensi siapapun juga," jelas Jonan dalam keterangannya, Kamis (12/12/2013).
Menurut Jonan, alat keselamatan yang ada di kereta sudah sesuai standar. "Walaupun tidak mungkin memadamkan api karena tabrakan dengan mobil tangki BBM yang begitu besar," imbuhnya.
"Apa para tuan besar yang berkomentar sudah lihat bangkai mobil tangki dan gerbong yang terbakar itu? Secara teori, kalau upaya penyelamatan tidak sigap, mungkin yang menjadi korban tewas dapat berjumlah puluhan bahkan ratusan," tambahnya lagi.
Jonan juga menyampaikan, para petugas KAI yang menjadi korban tewas sudah melakukan yang terbaik untuk mengurangi efek kecelakaan.
(dnl/ndr)











































