"Lontaran yang diakui candaan oleh anggota komisi I DPR saat fit and proper test anggota KPI tidak hanya melecehkan perempuan namun juga ada upaya menggoda perempuan," kata Direktur Political Communication Institute, Heri Budianto, Kamis (13/12/2013).
Upaya menggoda ini terlihat dari pertanyaan yang diajukan seperti, 'sudah punya pacar belum? wah mesti tuker nomor HP'. "Ini sangat jelas dapat dimaknai ada upaya menggoda oleh yang melemparkan statetment ini," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai pejabat negara, mestinya lebih dapat mengendalikan diri, tidak membawa sikap-sikap pribadi ke dalam gedung dewan," tutur Heri.
Dia berharap Badan Kehormatan DPR segera mengklarifikasi kepada anggota komisi I yang berguyon soal Agatha. "Ini tidak hanya melanggarkan kepatutan dan kepantasan anggota DPR, namun juga menodai institusi DPR," katanya.
(fdn/fiq)











































