"Ada beberapa pertanyaan yang tidak proporsional," ujar anggota BK DPR Ali Maschan Moesa kepada detikcom, Kamis (12/12/2013).
Menurut Ali, Komnas Perempuan sering melakukan pengamatan saat komisi di DPR melakukan rapat ataupun fit dan proper test. Dalam kasus uji calon komisioner KPI, pihak Komnas Perempuan meminta klarfikasi atas adanya pertanyaan yang dianggap melecehkan kepada Agatha Lily.
"Misalnya sudah pacar belum? ke salon berapa kali. Mungkin karena dekat dan namanya teman jadi digoda dikit," ucapnya.
BK DPR menghargai laporan yang diberikan oleh Komnas Perempuan. Namun pihaknya masih akan mendalami laporan itu. "Justu bertanya pihak dan siapa yang merasa dilecehkan," terangnya.
"Kita menghargai laporan dari Komnas Perempuan," tambahnya.
Ali berharap ke depan anggota-anggota DPR saat melakukan fit dan proper tes dapat menggunakan bahasa yang lebih santun. Penggunaan bahasa yang lebih baik itu merupakan bagian dari laporan Komnas Perempuan.
"Ada bahasa dan tutur yang dianggap tidak menghormati kaum perempuan," kata Ali.
(tfq/fdn)











































