"Kecepatan 33 knot dengan ketinggian 165 meter bergerak dari arah barat laut," kata Tirta Wijaya, petugas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar saat dihubungi Rabu (11/12/2013).
Citra radar BMKG Denpasar merekam puting beliung terjadi pada pukul 13.50 WITA. Saat itu turun hujan lebat. Angin ini membuat atap rumah milik sejumlah warga berterbangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angin puting beliung terjadi akibat adanya perbedaan tekanan sangat besar dalam area skala sangat lokal yang terjadi di bawah atau di sekitar awan Cumulonimbus (CB).
Sebelumnya, Agung, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Denpasar, mengatakan puting beliung merusak puluhan rumah.
"Data sementara, 15 rumah rusak sedang, 75 rumah rusak ringan," sebutnya.
Tidak ada warga yang dilaporkan terluka akibat kejadian ini. Petugas setempat sudah melakukan penanganan.
(fdn/fiq)











































