"Itu tidak etis untuk disebutkan karena namanya penjajakan," hal itu dikatakan Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Y Thohari kepada wartawan di Tebet, Jaksel, Rabu (11/12/2013).
Menurutnya penyebutan salah satu nama kandidat malah membuat proses penjajakan terganggu. "Karena masing-masing punya kehormatan dan harga diri. Tidak positif kalau nanti dijajaki tapi tidak jadi diajak bersama-sama sebagai satu pasangan,"
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(edo/fdn)











































