"Angka tertinggi Indeks Demokrasi Indonesia adalah DKI Jakarta yaitu 77,72," kata Kepala Badan Pusat Statistik, Suryamin dalam launching buku Indeks Demokrasi Indonesia di Hotel Borobudur, Jl lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (11/12/2013).
Berturut-turut di bawah DKI adalah Sulawesi Utara (76,50), Sumatera Selatan (73,17), DI Yogyakarta (71,96) dan NTT (72,67). Sementara untuk angka terendah adalah Aceh (54,02), Jawa Timur (54,99), Jawa Barat (57,05), Sulawesi Tenggara (57,26) dan NTB (57,97).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"IDI adalah alat untuk melakukan perencanaan didasar atas apa yang terjadi di lingkungan masyarakat atau bisa sebagai dasar pembuatan kebijakan yang sesuai kondisi," tutupnya.
Sedangkan secara keseluruhan, hasil Indeks Demokrasi Indonesia tahun 2012 mengalami penurunan 2,85 poin dari tahun sebelumnya yaitu sebesar 62,63. Sejak IDI dilakukan kali pertama pada 2009 lalu, angkanya memang selalu naik turun. IDI 2009 mencapai 67,30 kemudian mengalami penurunan cukup drastis pada tahun 2010 yaitu menjadi 63,17. Tahun 2011 naik menjadi 65,43 lalu turun lagi pada tahun 2012.
Meski mendapatkan poin tertinggi, kebebasan sipil mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan karena masih banyak ancaman kekerasan oleh unsur masyarakat yang menghambat kebebasan berpendapat.
(kff/mok)











































