Program JEDI diperkirakan memakan dana sekitar Rp 1 triliun. Jokowi memilih meminjam dana dari Bank Dunia ketimbang menggunakan dana APBD.
"Saya bilang tadi, bukan duitnya. Prosesnya perencanaan karena mulai sudah lama. Kalau tidak kita eksekusi malah kita ini apa? Kegiatan kita menjadi mundur-mundur semuanya. Di tempat lain kan sudah dikerjakan. Yang paling penting duitnya ada," kata Jokowi saat ditanya alasan mengapa program JEDI tidak menggunakan dana dari kantong APBD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengembaliannya, Pak? "Langsung dikembalikan," jawab Jokowi.
Menurut Jokowi, program JEDI sudah direncanakan dan seharusnya dikerjakan tahun 2009. "Tetapi mundar mundur mundar mundur," kata Jokowi.
Ia yakin pengerukan waduk dan kali Jakarta bisa mengurangi bencana banjir di Ibukota. "Yang jelas mengurangi, persennya tanya Kadis," kata dia.
Jokowi menambahkan relokasi warga juga tidak ada hambatan. Cara relokasi warga seperti yang telah dilakukan di Waduk Pluit dan Waduk Ria Rio. Relokasi dilakukan apabila rumah susun selesai dibangun. "Tahun depan dibangun," kata Jokowi.
(aan/mad)











































