"Fit and proper test itu kan diadakan untuk menguji 4 aspek peserta, bukan untuk membicarakan perempuan," kata Wakil Ketua BK DPR Siswono Yudho Husodo, kepada detikcom, Rabu (11/12/2013).
Empat aspek yang dimaksud adalah kapabilitas, integritas, moralitas, dan penampilan. Tidak ada urusan soal spa atau status punya pacar atau tidak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siswono pun memastikan BK akan memproses laporan Komnas Perempuan. Dalam rangka meningkatkan etika dan moral anggota dewan.
"Saya sih melihat niatnya bagus supaya anggota DPR paham dirinya itu disorot orang di podium. Pasti kita proses, kita lakukan dengan niat untuk membuat dewan yang lebih kredibel," tandas politisi Partai Golkar ini.
(van/trw)










































