KLH Belum Mampu Tingkatkan Kesadaran Masyarakat
Rabu, 24 Nov 2004 15:37 WIB
Jakarta - Pemerintah dinilai belum melihat masalah lingkungan sebagai hal yang serius. Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) belum mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan lingkungan. Penilaian itu disampaikan pengamat LIPI Ikrar Nusa Bakti dalam Diskusi Panel: Tantangan Sosial dalam Pelestarian Lingkungan 2004/2009 di ruang pertemuan KLH, Jl. Panjaitan, Jakarta, Rabu (24/11/2004). "Saya lihat KLH selama ini masih belum mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan lingkungan," ujarnya. Menurut Ikrar, political will dari pemerintah ada, tetapi tidak dalam meningkatkan kondisi lingkungan. Seharusnya, KLH menjadi media komunikator kepada masyarakat untuk menerangkan bahwa masalah lingkungan adalah masalah serius. Sosilog Universitas Indonesia (UI) Paulus Wirutomo mengusulkan agar KLH menggunakan media massa untuk mendidik masyarakat sehingga sadar lingkungan. Selain itu, kebijakan KLH harus berorientasi langsung kepada kesejahteraan individu dan sosial. "Kebijakan publik yang dibuat KLH seharusnya dapat dikaji bersama dengan depsos karena mereka bisa bekerja sama dalam membuat kebijakan itu," katanya. Paulus juga mengusulkan KLH memperjuangkan setiap daerah memiliki Rencana Umum Pembangunan Sosial Budaya (RUPSB). RUPSB dapat menjadi landasan untuk merancang pola pembangunan ekonomi daerah. Sedangkan Ekonom Universitas Gajah Mada (UGM) Revrisond Baswir mengungkapkan harus ada perubahan dari atas untuk menyadarkan mesyarakat akan pentingnya lingkungan. Ia menyarankan setiap tahun KLH mengumumkan tingkat degradasi lingkungan. "Kesadaran lingkungan ini seharusnya sudah menjadi kesadaran setiap departeman yang ada dan bukan hanya di KLH," tuturnya. Di tempat yang sama, Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar menyadari selama 1 bulan menjabat dirinya merasa peranan lingkungan hidup dimarginalisasikan. Namun, ia menambahkan ada keinginan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan hal itu didukung presiden. "Bukti semangat baru untuk meningkatkan kondisi lingkungan adalah ketika bertemu presiden tadi pagi, Newmont dinyatakan bersalah dalam kerusakan lingkungan di Indonesia. Kami siap untuk melawannya dan membawanya hingga ke pengadilan. Hal ini didukung penuh presiden," paparnya.
(rif/)











































