"Sopir dan kernet masih diperiksa di RS Pertamina, mereka mengalami trauma berat sehingga belum bisa dimintai keterangan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (10/12/2013).
Selain Chosimin dan Mujiono, korban-korban lain yang mengalami luka-luka dalam peristiwa nahas itu, juga belum ada yang bisa dimintai keterangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab kecelakaan tersebut. Namun dipastikan, kecelakaan terjadi karena truk tangki BBM yang disopiri Chosimin melintas di perlintasan pada detik-detik ketika KRL Serpong-Tanah Abang melaju di rel.
"Namun berhentinya (truk tersebut) apakah karena mogok, menerobos perlintasan atau karena macet, ini masih diselidiki," ujar Rikwanto.
Belum dapat dipastikan juga, apakah saat KRL bernomor KA-1135 melintas itu lonceng peringatan di perlintasan berbunyi atau tidak.
(mei/)










































